Follow by Email

Ada kesalahan di dalam gadget ini

Jumat, 19 Agustus 2011

Apakah Tahap Akhir Program Pengurangan Jumlah Penduduk Dunia Sudah Dimulai?

Population Reduction: Globalist Endgame Begins?

SkyWatch Canada
Infowars


Pada tanggal 30 Oktober 2009, editor sebuah surat kabar lokal di Kyiv, Ukraina menerima banyak panggilan telepon dari warga mengenai sebuah pesawat yang terbang rendah sambil menebarkan isi dari semprotan asing di atas kota L'viv, Ternopil, dan beberapa kota lainnya. Pada tanggal 27 Oktober media-media Ukraina membeberkan berita bahwa pada 26 Oktober 2009 di Ternopil, sebuah flu yang tidak dikenal telah membunuh tujuh orang, dan beberapa hari sebelumnya sekitar 6.000 orang mencari metode penyembuhan medis dikarenakan gejala mirip flu yang mereka alami. Dari laporan tersebut terungkap sejak 9 November, lebih dari 1 juta orang di Ukraina terjangkit sakit dengan gejala-gejala mirip flu. Hampir dua kali jumlah pendera H1N1 ‘yang diketahui' kasusnya di berbagai negara. Selain itu terdapat pula fakta bahwa lebih dari 155 kematian karena influenza hingga saat ini.

Penemuan ini belum pernah terjadi sebelumnya karena media barat menutupinya secara rapi. Informasi ini tenggelam di antara kasus flu babi, dan penulisan berhenti bersamaan dengan munculnya kasus-kasus H1N1 sebelum sampel laboratorium diproses. Di media Ukraina dan Rusia pemberitaan mengenai penemuan ini mendapatkan ancaman yang serius dan dianggap ‘pneumonic plague' (wabah yang menjangkiti paru-paru). Pada tanggal 29 Oktober sebuah laporan berasal dari Ukraina memaparkan kematian 6 pemuda di wilayah Ivano-Frankivsk. Setelah autopsi diumumkan, terlihat bahwa penyebab kematian mereka adalah ‘severe hemorrahagic pneumonia'. Juga sebuah laporan yang tidak dapat dijelaskan dari blogger-blogger Ukraina Barat bahwa dokter-dokter menemukan bentuk baru dari dari flu yang mampu membunuh lebih cepat daripada H1N1. Warga Ukraina mulai panik hingga pusat-pusat perbelanjaan kehabisan masker-masker dan obat-obatan flu.

Bahkan bawang merah, bawang putih, dan jeruk lemon menjadi langka di beberapa kota. Sebagai sebuah tindakan penanganan terhadap penemuan 9 Oblast (wilayah/kota) digunakan sebagai wilayah karantina oleh pemerintah. WHO mengirimkan sebuah tim ahli untuk mengambil sampel dari jenis flu baru ini dan mengirimkan mereka kembli ke laboratorium Mill Hill di London untuk menentukan rangkaian pembawa sifat dari flu tersebut, dan untuk mengetahui apakah hasilnya sama dengan virus flu California, flu Meksiko A, atau H1N1. "pada tanggal 3 November WHO mengumumkan bahwa sampel yag diterima di Mill Hill, yang selama beberapa minggu tidak menghasilkan sebuah laporan dan data mengenai gen pembawa sifat (virus). Apabila sampel tersebut menunjukkan tipe yang dimaksud, seharusnya sebuah pengumuman dapat segera dilakukan. "Pembungkaman tersebut disengaja. Hal ini menunjukkan bahwa rumor tentang para dokter yang dikomando untuk tidak menyebarkan informasi tentang kasus flu jenis baru yang akan menimbulkan kepanikan, kemudian dijelaskan dengan pernyataan oleh pemerintah Ukraina bahwa kepolisian telah diminta untuk mengambil alih laporan rumah sakit yang menerima pasien penderita flu." Segala hal telah dipertimbangkan, hal ini tidak akan menjadi kejutan apabila virus yang tidak terdentifikasi tersebut diarahkan lebih serius daripada virus yang lebih ringan (flu A/H1N1) di seluruh dunia.

Dua laporan yang tidak dapat dijelaskan oleh orang dalam pemerintahan, masing-masing di tahun 2005 dan 2009, mengungkapkan pada kasus flu Spanyol tahun 1918, terdapat kandungan-kandungan yang bertujuan untuk pembunuhan massal dalam skala yang besar pada vaksin flu. Laporan Joseph Moshe pada bulan Agustus 2009 menyatakan bahwa ia telah bekerja sama dengan Baxter dalam perencanaan untuk menciptakan virus di Ukraina pada tahun 1918. Tidak hanya mengungkapkan jati dirinya sebagai seorang mikrobiologis, pernyataannya juga diperkuat oleh penemuan terakhir di Ukraina. Setelah sejumlah kematian terjadi di bulan September, pemerintah Ukraina meghentikan penggunaan vaksin H1N1. Hal ini membuat pengungkapan virus 1918 menjadi cukup sulit dilakukan, seperti yang pernah diungkapkan oleh Joseph Moshe. "Kini terlihat seolah-olah penghentian vaksin akan dilakukan dan vaksin H1N1 akan ditolak oleh masyarakat Ukraina. Meskipun ‘pernyataan sebelumnya' oleh Pemerintah Ukrania menyebutkan bahwa mereka tidak menganjurkan pengobatan dengan menyemprot aerosol pada masyarakat sebagai respon dari penemuan jenis flu tersebut, pada kenyataannya mereka ‘telah menyemprot kota dengan zat yang memang diperlukan'. Hal tersebut terungkap pada 9 November oleh "The Globe and Mail". Pertanyaannya, Apakah benar-benar obat atau disinfektan (pembasmi kuman)? Bila ya, mengapa pemerintah menundanya? Apakah proses penyemprotan tersebut sebenarnya justru penyebab flu misterius tersebut? Apakah benar tujuan semula adalah untuk menghentikan flu melalui vaksin? Apakah aerosol digunakan sebagai plan B setelah pemerintah Ukraina menghentikan penggunaan vaksin? Sebuah tulisan dalam blog dari seorang warga Lviv menyatakan bahwa ibunya yang bekerja di pemerintahan kota setempat menerima sebuah pesan pada tanggal 29 Oktober, malam dari seorang kerabat. Pesan tersebut memperingatkannya untuk menutup jendela-jendela rumah mereka karena sesuatu yang akan disemprotkan di daerah tersebut. Sesuatu yang bukan berbentuk butiran yang terlihat. Pesan tersebut menjadi peringatan tentang prosedur pembasmian kuman di jalanan seringkali terjadi sepanjang penemuan kasus penyakit thypoid. Penundaan oleh pemerintah merupakan bukti yang membantah adanya ‘serangan', namun hal ini masih menimbulkan kecurigaan.

Sebagaimana dilaporkan oleh SkyWatch Canada pada 15 September, frekuensi pesawat-pesawat yang terbang rendah dengan pola penerbangan yang tidak biasa mendapatkan perhatian dari warga ibukota Kanada. Apakah ada kemungkinan orang-orang Kanada tersesuaikan dengan iklim menuju tipe pola penerbangan untuk tujuan pemusnahan? Di tahun 1994 sebuah peristiwa berlangsung di Oakville, Washington di mana terdapat laporan yang menunjukkan adanya benda seperti gel turun dari langit dan membuat warga terserang penyakit parah. Pembaca perlu mengingat sebuah laporan yang disampaikan pada siaran radio Power Hour pada bulan Maret 2009, mengenai muatan truk berupa ‘flu burung' dikirim melalui Amerika menuju tempat peluncuran peluru bawah tanah yang disusun oleh departemen keamanan tanah air (homeland security). Sebagian besar muatan tersebut dikirimkan menuju bagian belakang pesawat militer C-130 (pesawat yang dilengkapi dengan sistem penyemprotan aerosol). Apakah operasi jutaan dolar ini dilakukan untuk tujuan menyebarkan zat yang mengandung H1N1? Atau sudahkah tahap terakhir dari operasi ini dilakukan sebelumnya? Sudahkah peristiwa ini diizinkan oleh American National Emergency untuk dilakukan? Akankah CDC akhirnya membuat penggunaan jumlah mereka dari kuburan massal dan peti mayat dari plastic? Akankah pasukan militer disebarkan untuk menjadikan negara berada di bawah tekanan pandemic (penyakit), seperti yang kita saksikan di Ukraina? Terlalu jauh apabila dihubungkan dengan kegagalan H1N1 untuk menjumlahkan kejadian menjadi hanya sebuah penemuan flu yang umum. Hal ini menunjukkan beberapa bagian dari rencana-rencana yang telah tersusun pada tempatnya. Akankah NWO menempatkan orang-orang tersebut pada daftarnya? Akankah virus tersebut ‘Mutate'? Apakah ini adalah permulaan dari Program Pengurangan Jumlah Penduduk Dunia?

Saat ini ada beberapa laporan yang datang dari Rumania, India, Bulgaria, Belarus, Turki, Norwegia menyebutkan bahwa angka peningkatan jumlah penderita flu meningkat dengan cepat. Di Norwegia contohnya, 300.000 warga terkena flu pada kurun waktu satu pekan. Apapun penyakit yang terungkap di Eropa, berpindah dengan cepat. Penyakit ini menyebar sangat luas menjadi pengganggu pemilihan Ukrania. Pembaca perlu memperhatikan bahwa beberapa saat sebelum penemuan di Ukraina, pemerintah tengah menjalankan gerakan wabah pneumonic. Pada awal November, terdapat pula gerakan wabah pneumonic di Illinois. Berhubungan dengan beberapa titik. Orang-orang terkemuka yang telah melaporkan persediaan cukup banyak dan gerakan personal di dalam dan di luar D.U.M.B.s (Deep Underground Military Bases) atau gerakan bawah tanah yang memiliki basis militer baru-baru ini. Sesuai dengan laporan-laporan yang tidak dapat dijelaskan, penghentian sejumlah basis secara penuh dan tidak pernah terjadi sejak peristiwa 911. Apa yang terjadi? Akankah pergerakan cepat dari penyakit terjadi di Amerika? Dengarkanlah suara pesawat yang terbang rendah. Tutup jendela anda di malam hari. Sediakan perak kolodial, antibiotic, dan vitamin-vitamin yang bermutu tinggi. Pandangilah langit!

Diterjemahkan dari source: http://www.infowars.com/population-reduction-globalist-endgame-begins/

0 komentar:

Posting Komentar